Panduan akurat menghitung waktu erection precast per lantai. Tingkatkan efisiensi jadwal proyek gedung tinggi Anda dengan rumus praktis



Cara Menghitung Estimasi Waktu Erection Precast per Lantai



Dalam proyek gedung bertingkat, kecepatan pemasangan atau erection komponen precast sangat menentukan jadwal serah terima. Menghitung durasi ini memerlukan ketelitian pada faktor alat angkat dan jumlah komponen. Berikut adalah langkah praktis penghitungannya.
1. Identifikasi Jumlah Komponen per Lantai
Langkah pertama adalah menghitung total elemen pracetak dalam satu lantai tipikal. Komponen ini biasanya meliputi:
- Panel dinding/facade.
- Balok (beam) dan kolom.
- Pelat lantai (hollow core slab atau half slab).
2. Hitung Waktu Siklus (Cycle Time) Crane
Tower Crane (TC) adalah kunci utama. Satu siklus erection terdiri dari:
- Slinging: Mengikat komponen di bawah (± 5 menit).
- Lifting: Mengangkat ke lantai tujuan (tergantung ketinggian, ± 3-7 menit).
- Positioning: Menempatkan komponen pada titik koordinat (± 10-15 menit).
- Unslinging: Melepas ikatan dan kembali ke bawah (± 3 menit).
3. Rumus Estimasi Durasi
Setelah mendapatkan rata-rata waktu per komponen, gunakan rumus sederhana berikut:
T = (N \times C) + P
Keterangan:
- T: Total waktu per lantai.
- N: Jumlah komponen per lantai.
- C: Rata-rata waktu siklus (cycle time).
- P: Waktu persiapan teknis dan safety briefing.
4. Faktor Penambah Durasi (Buffer Time)
Jangan lupakan variabel eksternal yang dapat menghambat kecepatan:
- Kondisi Cuaca: Angin kencang atau hujan dapat menghentikan operasional crane.
- Koneksi Struktur: Waktu tambahan untuk pengelasan atau pengecoran sambungan (wet joint).
- Logistik: Keterlambatan kedatangan truk pengangkut panel dari pabrik.
Kesimpulan
Secara umum, untuk gedung dengan 20-30 komponen per lantai, proses erection dapat diselesaikan dalam 1 hingga 2 hari kerja efektif per lantai. Akurasi hitungan ini akan memastikan target topping off tercapai tepat waktu
